Pipa Hdpe Mengenal Fungsi dan Aplikasi

Pipa HDPE merupakan sebuah material dari berbagai bangunan baik rumah, kantor, dan tempat usaha lainnya yang digunakan untuk penyaluran berbagai jenis kebutuhan. Umumnya pipa dipakai untuk saluran pengairan seperti kamar mandi, wc, wastafel, serta saluran pembuangan air limbah rumah tangga. Ada pula pipa besi yang sering dipakai untuk saluran bertekanan tinggi seperti gas. Namun pipa-pipa yang tersedia di pasaran sering kali memiliki jangka waktu penggunaan yang pendek kemudian muncul berbagai masalah seperti kebocoran.

pipa hdpe
Pipa HDPE


Daftar Isi Pipa HDPE
  1. Mengenal Pipa HDPE
  2. Perbedaan Pipa Lain
  3. Kelebihan Pipa HDPE
  4. Aplikasi HDPE

Pemilihan pipa yang baik tentu akan menjamin kenyamanan rumah tinggal maupun tempat usaha anda. Kebocoran baik air maupun gas tentunya akan sangat mengganggu produktivitas usaha anda. Selain pipa besi maupun PVC yang banyak ditemukan di pasaran, ada pula pipa berjenis HDPE yang memiliki kualitas di atas kedua pipa tersebut namun belum banyak diketahui orang. Berikut ini  ulasan tentang pipa HDPE yang perlu anda ketahui untuk membuat proyek bangunan anda lebih baik dan tahan lama.

Mengenal Pipa HDPE



HDPE merupakan kependekan dari High Density Polyethylene. Material ini merupakan Polyethylene (PE) atau Polietena yang memiliki tingkat kepadatan tinggi yang terbuat dari bahan baku minyak bumi. Untuk mendapatkan 1 kilogram HDPE dibutuhkan sekitar 1,75 kilogram minyak bumi. Dengan kepadatan material yang tinggi serta katalis pengikat molekul yang kuat, HDPE dikenal sebagai material yang kuat namun memiliki tingkat fleksibilitas (kelenturan) yang amat baik.

Pipa HDPE sendiri merupakan hasil pengolahan HDPE dengan material plastik berstandar food grade. Dengan standarisasi semacam itu, pipa ini sangat direkomendasikan untuk kebutuhan saluran air minum.  Selain itu pipa berjenis HDPE ini memiliki ketahanan suhu hingga 120o C sehingga tidak mudah rusak atau terbakar. Kepadatannya yang tinggi membuat pipa ini memiliki ketahanan yang baik terhadap keretakan dan kebocoran.

Anda dapat menemukan berbagai jenis pipa HDPE di toko-toko material dengan berbagai macam pilihan. Umumnya pipa jenis HDPE dijual dalam bentuk gulungan maupun batangan panjang yang memiliki berbagai jenis pilihan ketebalan dan dikenal dengan sebutan pipa PE-100. Tingkat kekuatan dan ketebalan pipa PE-100 juga beragam dan biasanya dicantumkan dalam satuan PN (Pressure Nominal). Kekuatan pipa PE-100 yang ditawarkan mulai dari PN-6,3 hingga PN-16 yang bisa dipilih sesuai kebutuhan pemasangan anda. Semakin besar nilai PN dari pipa tersebut, maka semakin kuat ketahanannya serta semakin mahal pula harganya.

Perbedaannya dengan Pipa Lain



Dengan proses pembuatan, bahan baku, dan kualitas yang ditawarkan oleh distributor pipa hdpe tentu pipa ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok dengan jenis pipa lain. Di toko-toko material, anda tentu akan dengan mudah menjumpai berbagai jenis pipa yang umum dipakai untuk kebutuhan bangunan seperti PVC maupun pipa besi. Lalu apa yang menjadi perbedaan dari HDPE dengan kedua jenis pipa ini? Oleh karena itu ada baiknya kita ulas satu persatu kedua jenis pipa yang lain terlebih dahulu

PVC atau Polyvinyl Chloride merupakan salah satu jenis pipa yang sudah lama dikenal untuk memenuhi kebutuhan pembuatan saluran air.  Material ini terbuat dari turunan thermoplastik yang menghasilkan material yang kuat dengan daya tahan terhadap tekanan air yang baik. Dalam pengembangannya muncul pula jenis uPVC yang dirancang dengan ketahanan terhadap panas dan api.  Pipa ini sudah umum dipakai untuk pembuatan berbagai saluran air karena telah dipasarkan sejak tahun 1926. Pipa PVC sendiri dikenal memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap korosi air sehingga tidak mudah retak dan bocor. Selain itu daya tahannya terhadap tekanan lain juga sangat baik sehingga tidak akan mudah rusak bila tergilas kendaraan. Kendati demikian, pipa ini memiliki bobot yang sangat ringan serta kelenturan yang baik. Proses pemasangan dan penyambungan pipa ini juga relatif mudah karena hanya membutuhkan lem khusus pipa saja. Namun sayangnya saat ini banyak pipa PVC yang dijual tidak memiliki standar bahan food grade sehingga kurang cocok untuk kebutuhan saluran air minum.

Jauh sebelum era PVC dipakai, instalasi-instalasi pengairan menggunakan pipa besi. Kekuatan dan ketahanan pipa besi dari tekanan membuat banyak industri serta saluran air tata kota banyak memanfaatkan pipa jenis ini. Pipa besi juga digunakan untuk kebutuhan instalasi listrik, serta saluran gas masyarakat. Namun karena pipa besi mudah mengalami korosi baik akibat air maupun gas, penggunaan pipa ini untuk kebutuhan saluran rumah tangga mulai berkurang. Pipa ini juga membutuhkan pengelasan khusus untuk menyambungnya. Selain itu, biaya perawatan untuk pipa ini juga sangat tinggi. Kelemahan lain adalah munculnya karat akibat korosi air sehingga menjadi sangat tidak disarankan untuk instalasi air minum. Kendati demikian, pipa besi masih menjadi pilihan untuk kebutuhan lain seperti tiang lampu, tiang bendera, pagar tralis, dan masih banyak lagi karena kekuatannya.

Kelebihan Pipa HDPE



Dengan membandingkan pipa jenis HDPE dengan kedua jenis pipa di atas tentu anda bisa melihat perbedaan yang sangat mencolok dari kualitas ketiga jenis pipa di atas. Ketahanan terhadap korosi dan daya tahan terhadap tekanan air maupun gas yang dimiliki oleh pipa jenis HDPE mampu mengungguli pipa besi maupun PVC. Selain itu material  HDPE juga terbuat dari plastik yang berstandart food grade sehingga menjamin saluran air minum bebas dari bahan Bisphenol-A yang biasanya digunakan untuk mengeraskan barang-barang yang terbuat dari material thermoplastik. HDPE juga merupakan material plastik berlabel 2 yang mampu menghambat reaksi kimia antara plastik dengan air minum.

Kelebihan lain dari HDPE adalah tingkat kelenturan yang dimiliki. Melihat dari kasus gempa bumi di Jepang, banyak sekali saluran air minum dan pembuangan di bawah kota mengalami kerusakan akibat pergeseran sambungan ataupun keretakan pada pipa-pipa tersebut akibat goncangan dan tekanan yang sangat kuat. Saluran pipa tersebut umumnya masih terbuat dari material PVC maupun besi yang tidak memiliki kelenturan yang baik. Pipa PVC sendiri memiliki keterbatasan meskipun masih cukup lentur, namun bagian sambungan pipa sering kali mudah lepas. Hal ini sebenarnya bisa dihindari dengan penggunaan pipa HDPE karena pipa ini cenderung jauh lebih lentur dibandingkan dengan PVC.

Aplikasi HDPE



Pipa HDPE sendiri sangat mudah dipasang seperti pipa PVC, namun HDPE jauh lebih fleksibel untuk kebutuhan dalam jumlah banyak karena tersedia dalam ukuran yang panjangnya hingga 30 meter. Selain itu fleksibilitas HDPE juga sangat baik, sehingga lebih cocok diterapkan untuk lokasi-lokasi ekstrim seperti tebing, daerah rawan gempa, daerah rawan longsor, serta lokasi pertambangan. Pipa HDPE juga sangat cocok untuk kebutuhan saluran terintegrasi seperti kelistrikan bawah tanah, pembuangan air limbah rumah tangga, saluran gas, serta saluran air minum untuk proyek perumahan, rumah susun, maupun apartemen yang tertata dan tahan lama. HDPE mengurangi resiko kebocoran gas, air bersih, air limbah, hingga kerusakan akibat pergeseran tanah karena faktor alam.



Pipa Hdpe
pipa hdpe, apa itu pipa hdpe, mengenal pipa hdpe, pipa hdpe adalah, fungsi pipa hdpe, cara mengaplikasikan pipa hdpe
Pipa Hdpe
10/10 stars

Komentar (0)

Posting Komentar